Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2018
Gambar
Memahami Powersuply Polytron KESALAHAN TEKNISI PEMULA dalam memahami powersuply Polytron. Ada 4 hal yang perlu dipahami : Powersuply Polytron pada saat Stby tegangan B+ memang  rendah, hanya sekitar 50v. Setelah power_on, maka tegangan B+ baru berubah naik menjadi normal 115v. Setelah power_on B+ normal 115v dan jika bagian horisontal belum kerja atau Flyback belum nyembur, maka tegangan 14v akan drops dibawah normal. Suply tegangan Vcc 5v pada saat Stby dan pada saat Power_on diambil dari arah berbeda, yang bekerja secara gantian. Banyak teknisi pemula jika menjumpai kondisi seperti diatas mengganggap power suply yang bermasalah.  Padahal powersuply tersebut normal. Sehingga mereka bersusah-susah mencari penyebab penyakitnya, tapi tidak ketemu juga.    Trik untuk memeriksa apakah B+ 115 bisa normal. Untuk memastikan bahwa powersuply  bisa bekerja normal mengeluarkan tegangan B+115. Maka shortkan sementara kaki B-E trans...
Gambar
Prosedure melacak problem vertikal satu garis Sedih….klo dengar teknisi ………jika ketemu problem vertical satu garis. Katanya elko2 udah dibabat habis, ic vertical dah diganti……tapi tetap satu garis. Ini adalah cara pengecekan melacak penyebab vertikal tdk kerja secara sistematis.   Cara cek ic vertikal dengan ohm meter. Ketemu vertikal gak kerja, maka cek bagian output ic vertikal tsb……..rusak atau tidak (rusak short atau open). Contoh ic vertikal LA78040/41 yang paling sering dijumpai.   Bagian output amplifier berhubungan dengan pin-4, 5, 6. Cek kaki pin 4 - 5 ( Out dan Gnd) dengan ohm meter. Jika probe ohm meter dibolak-balik maka harus bersifat seperti diode. Demikian juga kaki pin 5 – 6 (Out dan (+) elko pump-up) kalau normal juga harus mirip hasil pengetesan diode. Kalau dibolak-balik ohm meter bergerak, artinya transistor output didalam ic short. Kalau dibolak-balik ohm meter tidak bergerak, artinya transistor output didalam ic open (putus)...
Gambar
Tips problem EW Polytron Tips problem EW Polytron :  Jika pesawat belum pernah diacak bengkel lain. Jangan mulai dengan mencoba masuk service mode. Sebab umumnya data sermod tidak dapat berubah sendiri, kecuali pernah dirubah-rubah teknisi lain. Sebaiknya mulai dengan “kapasitan meter” untuk mengukur apakah ada kapasitor yang nilainya berubah. Kapasitor2 itu adalah C813, C801, C814. Mengganti kapasitor, maka gunakan dengan nilai yang sama. Merubah nilai kapasitor dapat menyebabkan layar tetap melengkung dan sulit diajust lewat sermod. Jika jalur garis merah ada solderan yang open atau ada part yang putus, seperti misalnya R813 putus,  Tr D313 dilepas. Maka gejalanya layar akan menyempit dan melengkung pada bagian pinggir kiri-kanan. Jika Tr T803 D313 atau Diode D804 yang “bagian bawah” dari DMV1500, maka gejalanya layar akan mengembang/membesar arah kiri-kanan dan gambar melengkung pada bagian pinggir. Jika kesulitan mencari peng...
Gambar

LED Toshiba rusak pada tabel flexible/putus jalur