Memahami Powersuply Polytron
KESALAHAN TEKNISI PEMULA dalam memahami powersuply Polytron.
Ada 4 hal yang perlu dipahami :
- Powersuply Polytron pada saat Stby tegangan B+ memang rendah, hanya sekitar 50v.
- Setelah power_on, maka tegangan B+ baru berubah naik menjadi normal 115v.
- Setelah power_on B+ normal 115v dan jika bagian horisontal belum kerja atau Flyback belum nyembur, maka tegangan 14v akan drops dibawah normal.
- Suply tegangan Vcc 5v pada saat Stby dan pada saat Power_on diambil dari arah berbeda, yang bekerja secara gantian.
Banyak teknisi pemula jika menjumpai kondisi seperti diatas mengganggap power suply yang bermasalah. Padahal powersuply tersebut normal. Sehingga mereka bersusah-susah mencari penyebab penyakitnya, tapi tidak ketemu juga.
Trik untuk memeriksa apakah B+ 115 bisa normal.
Untuk memastikan bahwa powersuply bisa bekerja normal mengeluarkan tegangan B+115. Maka shortkan sementara kaki B-E transistor T506.
Trik memastikan tegangan 14v bisa normal.
Setelah B+ sudah bisa normal 115v, tapi flyback belum nyembur, maka pasang lampu dop 100W antara jalur B+ dngan Gnd.
Kemudian cek tegangan apakah sudah bisa normal 14v.
Suply tegangan Vcc 5v untuk mikrokontrol.
Pada saat stby dan pada saat power_on berbeda.
Bisa saja ter jadi pada stby tegangan 5v normal, tapi suply tegangan 5v dari arah saat Power_on bermasalah atau drops. Kalau diukur tegangan Vcc 5v ke mikrokontrol akan goyang2. Akibatnya indikator akan nyala kedip2 karena mikrokontrol akan hidup-mati.
- Garis biru adalah jalur suply Vcc 5v saat Stby. Tegangan 5v stby poblem umumnya karena elko C507.
- Garis merah adalah jalur suply Vcc 5v saat power_on. Tegangan drops saaat power-on umumnya disebabkan karena diode D504 atau elko C505.
Komentar
Posting Komentar